New Year 2017

late post but nobody cares,

wish a better life, go away 2016 youre drunk..!

Bismillah.


Menu Hari Ini

Alhamdulillah, menu hari ini kami namakan :

stir fried coconut rice noodle supreme combo with Suharti’s © chicken signature and extra fried crisp vegetables

mudah-mudahan membawa kebaikan bagi yang menyiapkan dan yang menikmatinya.

Bismillah, selamat makaan..

maksi


Pengikut Blog

Alhamdulillah, sudah 20. Emang ngaruh? Banget lah, Nabi saja membanggakan jumlah pengikutnya. Yang terpenting sebenarnya adalah bagaimana introspeksi diri, membuat tulisan yang lebih berkualitas minimal untuk santapan 20 orang tidak bersalah di luar sana, yang sengaja tidak sengaja tertaut dengan media ini. Mudah-mudahan kami selalu diberikan rahmat dan hidayah untuk selalu memberi yang terbaik bagi semua. Aamiin.

 

follow


9 Safar

Selamat tanggal 9 Safar. Err, memang ada apa di tanggal 9 Safar? Coba kami kutip dari salah satu media online :

.. Pada tanggal 9 safar tahun 565 H/ 14 februari 1258 M, tentara Mongol yang berkekuatan sekitar 200.000 orang tiba di salah satu pintu Baghdad. Khalifah Al-Mu’tashim, penguasa terakhir Bani Abbasiyah di Baghdad betul-betul tidak berdaya dan tidak mampu membendung tentara Hulughu Khan.Tentara tar tar ini membantai serta menghancurkan seluruh isi kota Baghdad termasuk produk Ilmu pengetahuan. Jatuhnya kota Baghdad yang menandakan runtuhnya Daulah Bani Umayah disebabkan oleh pengkhiantan yang dilakukan oleh al-wazir Umayyiduddien Muhammad bin al-Alqami ar-tafidhi seorang Syiah Rafidhah.

https://www.islampos.com/sebelas-peristiwa-penting-di-bulan-safar-91552/

Lalu kenapa harus diberi selamat? Ini adalah salah satu kebiasaan baik untuk senantiasa bersyukur setiap hari atas berkah umur dan kesehatan yang senantiasa dikaruniakan Alloh. Lebih baik lagi apabila kita bisa merenungi tonggak perjuangan agama kita dalam kesehariannya. Sayangnya penulis hingga saat ini belum dapat menemukan penanggalan islam yang dilengkapi dengan peristiwa yang terjadi pada zaman kenabian dari awal tahun hingga akhir (mungkin hanya tanggal-tanggal tertentu yang tercatat dalam sejarah), padahal Rasululloh selalu memberikan teladan setiap hari sehingga wajib hukumnya untuk selalu kita pelajari dan amalkan. Demikian tulisan hari ini, semoga dapat menggugah keingintahuan kita terhadap penanggalan islam (Hijriyah).

Wassalamualaikum, Wr, Wb.


8 Tahun – Awal yang baru

8 Oktober 2008 – 8 Oktober 2016

8 tahun sudah kami berkiprah, maafkanlah jika hampir 8 bulan (kurang 4 hari) kami mengalami hiatus.

Namun kini kami kembali dengan semangat baru, maka saksikanlah karya kami berikutnya…

hbd8


Cukup Lama..

Bismillah.

Sudah cukup lama tidak menulis, lihat apa yang telah terjadi sekarang..

Semua berubah. Memang ide itu sampah, yang terpenting adalah realisasi.

Sambil menunggu realisasi selanjutnya silahkan mencoba instagram terbaru kami di link berikut.

Terimakasih.


Pelajaran dari Petugas Keamanan (bag. 1)

Hari ini bukanlah hari yang menyenangkan bagi diriku. Tekanan dari atasan untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan dengan tenggat waktu hanya satu hari membuatku mau tidak mau harus berjaga di pos keamanan untuk mengawasi para tukang yang lalu lalang bekerja. Seorang petugas keamanan berdiri di sudut pos sesekali menyeka keringat yang terus bercucuran akibat panasnya suhu kota Lampung siang ini.

Sebut saja namanya Saipul, kurang lebih seumuran denganku. Aku tidak sengaja berkenalan dengannya ketika kita sedang berdiskusi mengenai tempe. Ya, tempe. Terlahir dari keluarga dengan dua belas bersaudara, sejak kecil ia sudah sangat akrab dengan makanan tersebut. Pada tanggal satu setiap bulannya ibunya selalu membeli satu blok besar tempe untuk direbus dan dinikmati bersama anak-anaknya. Pada hari berikutnya tempe rebus sisa akan dipindang, kemudian pada hari berikutnya sisa pindang akan digoreng, kemudian pada hari berikutnya sisa gorengan akan dibacem, dan berulang seterusnya hingga kadang muncul sindiran sebagai anak tempe.

Namun kadang sepotong tempe hanya sedikit pembuka kisah kesederhanaan dari kehidupan keluarga besarnya. Sebelum genap tengah bulan, lebih sering ditemukan hidangan utama hanya beberapa tangkai sayuran dengan sedikit tambahan garam dan air. Teringat wajah ibunya yang selalu memandangi anak-anaknya dengan senyum sederhana, kemudian berlalu sambil membawa sisa piring kotor untuk dicuci. Penasaran Saipul kecil menengok ibunya di dapur sedang menyembunyikan kesibukannya mengorek nasi kering dalam kuali untuk dinikmati bersama dengan kuah sayur sisa.

Cerita terhenti manakala handphoneku berdering kencang. Panggilan dari mandor AC membuatku harus cepat menuju ke lokasi. Dalam hati pun mungkin tak sanggup lagi diriku melanjutkan diskusi ini. Teringat kutinggalkan Ibu di rumah. Sendiri.