FSL Happy Blogging (26/02/11)

Free IT Saturday Lesson (FSL) merupakan program rutin yang diselenggarakan oleh ComLabs USDI-ITB untuk mensosialisasikan perkembangan teknologi informasi kepada masyarakat dan civitas ITB. Materi yang disampaikan meliputi paparan tentang tren, update, perkembangan, sosialisasi, publikasi, shortcourse, workshop, mini seminar, forum diskusi tentang ragam teknologi informasi dan pemanfaatannya di Indonesia.

FSL kali ini akan membahas manfaat apa saja yang bisa didapat dari blog dan bagaimana berkarya dengan blog. Acara ini terbuka untuk mahasiswa dan umum tanpa dipungut biaya (GRATIS). Dalam acara ini juga akan dilakukan sosialisasi layanan blogs.itb.ac.id untuk civitas akademika ITB.

Okay, cukup pembukaannya *kopas dari blog baru saya, sekarang saatnya untuk report telat dari redaksi DTJP mengenai acara tersebut. Pembicara pertama adalah bapak blogger indonesia, yang saya hormati saudara Enda Nasution. Suatu kehormatan pertama kali bertatap muka langsung dengan beliau yang pada hari itu menceritakan mengenai sejarah blog, perkembangan di indonesia, tips trik dan sebagainya. Satu hal yang mengejutkan ternyata beliau adalah lulusan sipil ITB (94 klo ga salah), berarti satu angkatan dengan dosen saya -.-

 

enda nasution

Pembicara selanjutnya adalah vokalis thepanasdalam, bapak haji Pidi Baiq. Entah karena kurang memperhatikan atau memang saya begitu lelet, saya kurang dapat menangkap apa yg ingin disampaikan beliau selain cinta 😀 Pembicara lain adalah mas arif sang ketua ARC dan Widianto Nugroho. Nama terakhir selalu menjadi inspirasi saya untuk tetap berkiprah menjadi graphic designer freelance, beliau adalah admin website resmi ITB dan desainer ulung yg sudah tidak diragukan lagi kemampuannya dalam mengolah image digital. Kedua tokoh tersebut menyampaikan pengalaman mereka dalam blogging berdasarkan latar belakangnya masing-masing.

Pembicara terakhir adalah seseorang yang sudah kita kenal bersama, pak Budi Rahardjo, yang mengajarkan kiat sukses menjadi blogger. Jadi yang terpenting bukanlah apa yang kita tulis dalam blog, namun bagaimana tulisan tersebut dihasilkan, yaitu dengan hati. Diajarkan juga mengenai kuantitas posting jauh lebih penting dari kualitas, lalu dengan fokus pada apa yang kita kerjakan, dalam rentang kurang lebih 10 tahun maka kita akan menjadi ahli dalam pekerjaan kita. Dan hal terakhir yang masi menempel di ingatan saya adalah bagaimana beliau menyempatkan diri minimal satu kali sehari membuat post di blog, entah itu tulisan ataupun gambar yang menunjukkan konsistensi dan keinginan untuk menjadi lebih baik di tahun ini dan tahun-tahun mendatang.

Kegiatan kemarin memberikan inspirasi dan semangat baru bagi saya untuk kembali memulai romantisme blogging yang dahulu sempat pasang surut diterpa kerasnya perangkap setan kemalasan. Sekarang saatnya untuk bangkit dan kembali menulis. Semangaatt 😀

Iklan

About imelwa


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: