A Better World without Piracy?

Pemikiran ini muncul ketika berjalan-jalan bersama teman ke salah satu pusat perbelanjaan di pusat kota Bandung. Ia adalah salah satu orang yang menyukai musik dan betah berlama-lama berdiam diri di toko musik untuk sekedar membolak-balik keping cd yang berjajar di rak toko. Sebagai informasi inilah kedua kalinya aku memasuki toko musik di Bandung. Kesan sepi begitu terlihat walaupun playlist terus berputar dan musik terus dimainkan melalui pengeras suara namun tetap tidak dapat menarik animo pengunjung yang lebih banyak memadati foodcourt dan factory outlet. Berjalan melihat isi toko, aku menemukan ternyata masih ada yang menjual kaset, sebuah devais perekam yang berisi gulungan pita yang biasa dimainkan melalui radio kaset maupun walkman. Harganya pun masih sama dengan jamanku sma dulu, sekitar 30ribu rupiah, tidak jauh berbeda dengan format CD artis yang sama. Mulai berpikir adakah yang masih membutuhkan kaset di jaman seperti ini, dimana semua media berformat digital yang begitu ringkas dan fleksibel.

Kembali berputar ke kumpulan CD barat, aku menemukan CD terbaru dari band speedmetal kesukaanku, Helloween. Aku sebenarnya sudah lama mengunduh lagu-lagu terbarunya di internet, namun rasa penasaran ingin tahu berapakah harga aslinya apabila aku membeli CD original tersebut. Rp237500!! Gila, satu CD yang aku unduh dari internet kurang dari 10 menit ternyata berharga sebegitu mahalnya. Aku mulai membayangkan betapa untungnya apabila suatu grup musik dapat menjual ratusan hingga ribuan kepingnya. Namun dari sisi lain aku berpikir berapa besar kerugian yang didapat apabila musik mereka dibajak dan disebarkan begitu saja lewat internet seperti barang yang tidak berharga. Aku berpikir apabila pembajakan itu dihapuskan secara nyata apakah aku masih bisa menikmati musik-musik kesukaanku, film, ataupun ilmu pengetahuan yang didapat dari buku-buku yang harga barang originalnya begitu menjulang tinggi?

tragis memang pada satu sisi orang mengecam pembajakan namun di sisi lain orang tidak akan bisa hidup tanpanya. Ataukah itu hanya pemikiranku semata, seorang pirate 😦

Iklan

About imelwa


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: