Monthly Archives: Maret 2013

Formspring mau tutup :(

Mungkin ada yang belon tau, formspring itu social media buat nanya-nanya apa aja. Susah dijelasin sih pokoknya gitu deh, dulu sempet ikut daftar biar bisa nanya-nanya orang ga jelas tapi sekarang dah ga ngikutin lagi, tiba-tiba baca berita sbb :

Formspring is shutting down

Formspring launched in November 2009 as a unique way for people to have engaging conversations about anything. Eventually reaching over 30 million registered users and 4 billion posts, Formspring grew beyond my wildest dreams to become an important part of how people interact online.

I’m grateful to each of you that helped make the site better by asking questions and posting responses. None of this would have been possible without you. Through the community you created, we’ve met new people, strengthened relationships, opened our minds to different points of view, and made each other smile.

Unfortunately, and with great sadness, I must announce that Formspring is shutting down. While we’ve had great success in reaching a broad audience, it’s been challenging to sustain the resources needed to keep the lights on.

Sunday, March 31st will be the last day you’ll be able to ask questions or post content on Formspring. You’ll be able to export your responses from now through Monday, April 15th, after which the site and apps will go offline, and any content will be permanently deleted.

You can export the responses you’ve posted by following these steps:

  1. Log into your account and visit http://www.formspring.me/account/export
  2. Click the export button
  3. When your export is ready you’ll receive an email
  4. Visit http://www.formspring.me/account/export again to download a zip file with your data

Thanks again for all the smiles.

Sincerely,
Ade Olonoh, Founder and CEO.

cropped-formspring-logo

Yah sedih bgt satu lagi wadah socmed yang menurut saya cukup unik harus tutup buku. Ya sepertinya cukup jelas bahwa jumlah pengguna tidak serta merta mencerminkan kesejahteraan socmed itu sendiri, bolehjadi tujuan mulia jaman sekarang harus diikuti oleh bisnis model yang masuk akal. Goodbye FS (sepertinya nasib socmed dengan inisial FS selalu bernasib buruk).

 


Always leave office on time?

office

Sebuah poster terpampang di cubicle, wasap, dan terakhir di blog. Here is my encounter:

  1. Sepanjang yang saya ketahui proses yang tidak pernah selesai itu cuma belajar. Suatu pekerjaan dikatakan selesai apabila telah didapatkan suatu hasil (output) dari pekerjaan yang sesuai dengan kebutuhan yang diinginkan. Pulang tepat waktu tidak akan membuat pekerjaan menjadi selesai, malahan akan menjadi beban yang apabila tidak segera diselesaikan akan merembet pulang bersama ke rumah sehingga merugikan keluarga yang kita sayangi. Saya yakin kita semua mampu menyelesaikan pekerjaan, walau pada awalnya mungkin akan mengorbankan waktu kerja kita. Pulang telat memberikan pelajaran pada kita untuk lebih efisien dalam bekerja serta memberikan kekuatan untuk bertahan dalam kondisi tersulit sekalipun. Hal ini tidak akan didapat oleh karyawan yang selalu pulang tepat waktu.
  2. Pernyataan kedua seolah-olah menyatakan bahwa keluarga sama pentingnya dengan client. Menurut saya keluarga jauh lebih penting dari kepentingan client. Saya mencintai keluarga jauh melebihi cinta yang lain. Keluarga saya menginginkan saya bekerja dengan baik, dan saya berjanji akan selalu bekerja dengan baik sebagai bukti cinta saya terhadap keluarga, memuaskan atasan dan client sehingga keluarga akan bangga dan kebutuhan mereka akan selalu dapat terpenuhi.
  3. Cukup jelas atasan dan client tidak membantu karena anda sendiri tidak pernah membantu mereka. Pulang melebihi jam kantor adalah bentuk menyisihkan waktu untuk membangun hubungan dengan atasan dan client, jadikan mereka lebih dari sekedar sahabat dan keluarga maka anda akan mengetahui keajaiban apa yang dapat mereka berikan untuk kehidupan anda.
  4. Yeah, dont make your life meaningless, cobalah untuk mulai menyelesaikan satu pekerjaanmu. Jangan melarikan diri dengan social hengot, hiburan sesaat, relaksasi, jadilah laki-laki sejati yang berani menanggung resiko untuk menyelesaikan pekerjaan. Hidup ini akan jauh lebih berarti apabila seluruh milestone yang kita tetapkan dapat kita selesaikan walau dengan peluh keringat. Menikmati hak akan lebih terasa setelah menyelesaikan semua kewajiban.
  5. Pernyataan ini sangat melecehkan. David Beckham selalu hadir 45 menit sebelum latihan dan pulang 45 menit lebih telat dari seharusnya, and everybody knows he is one of the most hardworking person in the world. Dont ask about his life, he is my hero.
  6. Ya saya bukan mesin yang bekerja dari jam 8 pagi sampai jam 5 sore. Saya belajar keras dan berjuang dalam hidup untuk menjadi manusia yang bertanggungjawab dalam menyelesaikan seluruh pekerjaan yang diberikan. Itulah bentuk profesionalisme.
  7. Atasan memaksa bekerja lembur adalah bentuk kasih sayang seorang ibu kepada anaknya. Beliau mengajarkan bahwa kadangkala tidak semua kehidupan berjalan secara ideal dan hanya doa serta kerja keras yang dapat melahirkan kepuasan serta ketenangan dalam hidup. Jangan forward hal ini ke atasan anda karena mereka sudah tahu, lebih baik mulailah belajar berterimakasih kepada atasan anda atas berbagai tanda cinta yang mereka berikan kepada anda.

No debaters are welcomed, just my stupid 2cents 🙂


Terlalu banyak berpikir

Akhirnya berakhirnya Februari Abu menuju Maret Ceria, hahaha. Cuma satu post yang tercipta bulan lalu, melanjutkan tren buruk jurnalisme bebas ala karyawan swasta yang sedang menikmati hingar bingar kerasnya ibukota. Setidaknya berusaha tidak menyalahkan tampilan baru yang berkesan dingin sehingga menjadi lamban dalam menyajikan info terbaru, namun setelah melalui proses kontemplasi dan root cause finding selama kurang dari 5 menit diputuskan bahwa permasalahan utama yang begitu klasik kembali akan dikedepankan. Jreng. Terlalu banyak berpikir.

Padahal sudah ditulis besar-besar mengenai setengah dari azas utama penulisan yaitu untuk tidak berpikir namun seringkali ego dan perasaan bermain sedemikian hingga otak harus berpikir mana yang harus dibagikan kepada publik dan mana yang hanya menjadi bunga tidur saja, namun kembali lagi semua sudah terjadi. Salah satu buku kreatif yang baru saja saya baca dan mungkin tidak akan saya bahas lebih dalam adalah jadilah anak kecil. Setuju karena anak kecil bermain jauh lebih baik dibandingkan orang dewasa. Panasnya kota di siang hari mungkin membuat saya menjadi terlalu cepat dewasa. Well selalu ada titik balik menuju titik nol, selalu ada tombol reset dalam setiap smartphone, dan ada sumpit kayu ketika masak di hanamasa terasa mulai membosankan. Oke ayo lanjutkan permainannya, kali ini dengan penutup mata, hahaha

come on fight me like a seafood

come on fight me like a seafood