Nostalgia Sampul Cokelat

Ini adalah potongan kejadian ketika berkunjung ke Lab VLSI ITB beberapa hari yang lalu. Salah satu tempat yang sangat berkesan dan memberi banyak pelajaran dan pengalaman ketika menjadi mahasiswa. Posisi Meja dan lemari masih tetap sama seperti terakhir kali aku tinggalkan pada bulan Juli 2012. Salah satu yang mengejutkan adalah sampul cokelat yang aku tempel di belakang lemari buku masih terpasang. Teman baik yang juga rekan penunggu lab, sebut saja Ricky, bercerita tentang dosen pembimbingnya yang menanyakan sampul tersebut.

“Ricky, siapa yang memasang sampul di belakang lemari?”

“Wahyu Pak”

“Kenapa dipasang, apa dia mau membuat suatu jadwal atau apa?”

“Tidak Pak, dia cuma ingin mengambil pelajaran dari kata mutiara di sampul tersebut”

“…”

Yah, teman yang baik selalu tahu alasan dari segala hal yang kulakukan. Sampul ini aku beli di Toko Istek Salman ITB ketika sedang belanja bersama dia, kalau tidak salah sekitar Rp 500,-. Selain dari langkanya sampul cokelat yang terakhir aku pakai ketika SD, kata mutiara yang tertulis juga sangat menarik perhatianku sehingga aku pasang di depan meja untuk dapat selalu menjadi pengingat ketika saat sulit. Ya, Sukses bagi si RAJIN, aku suka kata-kata ini.

meja

kover

Iklan

About imelwa


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: