Monthly Archives: Juni 2014

Ramadhan 1435H – Day #1

Bismillah,

Assalamualaikum Wr Wb,

Jumpa lagi dengan daily posting spesial Ramadhan, tak terasa sudah setahun lamanya akhirnya Alhamdulillah kembali mendapat kesempatan untuk menikmati indahnya bulan Ramadhan. Hari pertama yang jatuh di hari Ahad menjadi kemudahan tersendiri karena tidak terlalu banyak aktivitas kerja sehingga bisa lebih fokus untuk beribadah. Adapun topik hari ini adalah mengenai DUIT.

pic taken from margalubai.blogspot.com

Awalnya berpapasan dengan gerobak penjual es yang berkeliling menjajakan dagangannya, sehari sebelum puasa. Pada bagian depan tertulis “JUST DUIT” – Doa Usaha Iman Taqwa. Sangat sederhana namun begitu berkesan bagiku, sayang hape lowbat jadi belum bisa mengabadikan. Kembali ke DUIT, selama hidupku yang singkat ini hanya ada dua hal yang selalu menjadi kekuatan yang membuatku tetao bertahan yaitu doa dan usaha. Latar belakang keluarga yang relijius dan pekerja keras semakin memantapkan bahwa semua di dunia ini akan selalu tunduk kepada seseorang yang berdoa dan berusaha. Sampai aku bertemu dengan penjual es dan gerobaknya.

Kultum pasca tarawih hari ini membahas kedudukan iman dan taqwa. Disebutkan bahwa tidak sempurna keislaman seseorang tanpa adanya iman dan taqwa. Secara sederhana iman artinya yakin bahwa setiap saat selalu diawasi oleh Alloh dan taqwa adalah selalu mengerjakan perintah dan menjauhi larangan Alloh. Iman dan taqwa saling melengkapi, iman tanpa taqwa atau taqwa tanpa iman adalah lupaa.. 😦

Mohon maaf sekiranya tulisannya tidak lengkap namun intinya adalah selain doa dan usaha sekarang ada iman dan taqwa, suatu hal yang mungkin terlewat dari sekian banyak fase hidupku. Mudah-mudahan di bulan yang suci ini semakin diberikan petunjuk untuk kembali ke jalan yang lurus, yaitu jalan yang diberi nikmat bukan jalan orang yang sesat. Amiin.

Iklan

Selama Kita Tersesat di Luar Angkasa – kumpulan cerita absurd

Aku bukan ahli bahasa jadi aku coba mengutip kamus Oxford Online :

Definition of absurd in English:

absurd

Line breaks: ab¦surd

Pronunciation: /əbˈsəːd

adjective

1Wildly unreasonable, illogical, or inappropriate: the allegations are patently absurd

1.1Arousing amusement or derision; ridiculous: short skirts and knee socks looked absurd on such a tall girl

noun

(the absurd) Back to top  An absurd state of affairs: the incidents that followed bordered on the absurd

Dengan pemahaman yang kurang lebih sama ketika melewati tumpukan buku di salah satu pusat perbelanjaan, melihat satu dengan judul kumpulan cerita absurd lalu mulai membayangkan suatu buku berisi cerita fantasi liar, minimal mungkin akan membuat aku tertawa, menangis, marah, minimal tersenyum. Dengan harga sangat murah untuk ukuran buku yang lumayan tebal mungkin malam ini akan dicerahkan dengan cerita yang bervariasi. Satu cerita, dua cerita, hingga cerita kelima kemudian berpikir mungkin aku terlalu lelah hingga tidak bisa menangkap maksud dari penulis. Perlu seminggu untuk benar-benar menamatkan isinya. Kalau boleh aku yang awam ini menyimpulkan, ini lebih mirip kumpulan cerita kentang – kena tanggung. Mayoritas cerita dimulai dengan latar belakang yang baik hingga mendekati klimaks cerita berakhir. Tanpa konklusi.

Mencoba membaca penjelasan dari sudut pandang penulis mengenai absurd pada bagian extra di penutup buku. Bagi beliau, semua tentang kehidupan adalah hal yang absurd. Penulis ingin mencoba sesuatu yang berbeda, jauh dari pakem penulisan sehingga menghasilkan kumpulan cerita absurd. Well sangat berhasil aku pikir, sebuah buku yang bagus namun mungkin belum cocok dinikmati para pembaca awam seperti diriku. Sigh.

abs

absurd


Mengurus A5 (pindah TPS) di Kantor Kelurahan Karet Kuningan

Terinspirasi dari posting yang sangat bermanfaat di Kaskus  mengenai cara nyoblos bagi perantau disertai dengan semangat nasionalisme yang tinggi untuk turut serta berpartisipasi menentukan masa depan bangsa maka penulis telah selesai mengurus dokumen A5 untuk kebutuhan pindah TPS. Sebagai informasi sebelumnya penulis terdaftar di TPS sesuai dengan alamat KTP yaitu Denpasar namun dengan satu dan lain hal tidak bisa pulang sehingga memutuskan untuk melakukan pencoblosan di Jakarta. Melalui tulisan singkat ini akan dipaparkan mengenai cara mengurus dokumen A5 supaya bisa pindah TPS.

Untuk kebutuhan pilpres 2014 kali ini pemerintah memberi kemudahan, cukup dengan membawa satu lembar fotokopi KTP ke kantor kelurahan dimana kita akan melakukan pencoblosan, dalam hal ini penulis mendaftar di kantor kelurahan Karet Kuningan yang terletak di jalan Anggrek no IV. Kantor kelurahan buka dari jam 8 pagi hingga 5 sore pada hari kerja, namun karena petugas yang mengurus adalah bukan PNS (PPS) maka tetap melakukan pelayanan pada hari Sabtu hingga pukul 3 sore. Ketika memasuki kantor akan disambut oleh resepsionis yang akan membantu, cukup sebutkan tujuannya yaitu mengurus A5 (pindah TPS) maka akan diarahkan ke lantai 2 atau 3 tergantung petugas yang tersedia. Nantinya petugas akan meminta fotokopi KTP dan mengajukan pertanyaan sebagai berikut :

  • TPS dimana kita terdaftar sebelumnya, dapat di cek di situs resmi KPU dengan memasukkan nomor KTP kita : http://data.kpu.go.id/ss8.php
  • Alamat tinggal sekarang (domisili)
  • TPS yang akan dituju, petugas mempunyai list TPS sesuai dengan alamat tinggal kita sehingga tinggal dipilih mana yang paling mudah dijangkau

Petugas menggunakan informasi diatas untuk mengisi lembar A5, kemudian akan dicap dan ditandatangani kemudian diberikan kepada kita sementara kopinya akan mereka bawa. Proses sederhana sangat cepat kurang dari 5 menit, semoga bisa memfasilitasi seluruh rakyat untuk bisa berpartisipasi memilih pemimpin negara kita.

maptaken from google.com

pps1

pps2


SOEDIRMAN – Seorang Panglima, Seorang Martir

Saya bukan penggemar berat buku sejarah, namun melihat cover salah satu tokoh yang saya kagumi membuat saya tidak berpikir panjang untuk membeli bukunya. Judulnya SOEDIRMAN – Seorang Panglima Seorang Martir, merupakan salah satu seri buku TEMPO yang mengulas tokoh militer. Adapun sumbernya kebanyakan diambil dari buku-buku lain yang telah mengupas kehidupan sang jendral besar serta beberapa keterangan dari saksi hidup, salah satunya adalah putra bungsunya sendiri. Bahasan dimulai dari awal beliau dipilih menjadi panglima besar dengan menyisihkan beberapa nama seperti Oerip Sumohardjo dan Amir Sjarifoeddin hingga sepak terjangnya dalam peperangan di Ambarawa yang melambungkan nama besarnya. Dikisahkan pula mengenai latar belakang masa kecilnya hingga dewasa dan meninggal dunia karena penyakit paru, serta bagaimana kiprah beliau di bidang politik. Yang menarik adalah seluruh pembahasan diceritakan dengan gamblang, beberapa diantaranya mungkin merupakan fakta lama sementara yang lain mungkin bisa berbeda dengan yang biasa kita pelajari pada bangku sekolah.

“Yang sakit itu Soedirman, tapi Panglima Besar tidak pernah sakit!” – Jendral Soedirman.

Jendral Soedirman sendiri sudah saya kagumi sejak pertama kali membaca sejarahnya ketika sekolah dasar. Dijelaskan dalam keadaan sakit parah dengan keadaan ditandu beliau bergerilya memimpin perang – suatu sikap jantan dari seorang jendral besar yang mampu menghalau pasukan inggris yang notabene jauh lebih kuat dan berpengalaman. Setelah membaca buku ini makin jelas tergambar bagaimana karakter dari sang Jendral dengan ketegasannya menolak segala kompromi bahkan dengan Presiden Soekarno sendiri, namun kesetiannya pada negara membuat beliau tetap bersikap profesional sebagai prajurit sejati. Jendral Soedirman sendiri digambarkan sebagai manusia biasa yang mempunyai emosi, menunjukkan kasih sayang kepada istrinya, serta sekuat apapun akhirnya takluk oleh penyakitnya sendiri. Sebuah pribadi yang patut diteladani dan dicontoh oleh pemuda Indonesia saat ini.

soed


Jalan – jalan ke KOKAS

Yak libur telah tiba. Hari libur pertama di bulan Juni yang sudah ditunggu-tunggu hari ini datang juga. Setelah serangkaian kegiatan rumah tangga yang cukup melelahkan maka diputuskan hari ini hanya jalan ke KOKAS – Kota Kasablanka adalah sebuah pusat perbelanjaan yang terletak di jalan cassablanca Jakarta Selatan. Tidak ada motivasi khusus, kecuali sekedar memantau pelaksanaan Jakarta Great Sale yang dimulai hari ini di beberapa mall jakarta salah satunya kokas. Namun setelah berputar-putar cukup lama belum menemukan barang yang sesuai, targetnya sendiri adalah baju dan sepatu olahraga untuk keperluan fitness serta sepatu slip-on untuk jalan-jalan.

Kebetulan di kokas sendiri sedang ada event bertajuk Jakarta Creative Week 2014 serta parade Legoland. Lumayan seru terutama untuk hal berbau lego, sebelumnya aku beranggapan bahwa (mainan?) lego sangat mahal dan membuang waktu apalagi sampai ada kolektor yang rela membayar mahal hanya untuk sebatang potongan lego yang katanya limited edition, namun setelah menyaksikan beberapa produk lego serta bagaimana antusiasme anak-anak dalam kegiatan tersebut mulai terbersit keinginan untuk mencoba. Mungkin nanti, setelah kondisi finansial sudah lebih baik bisa dimudahkan namun untuk saat ini jadi pengamat dulu saja deh. Untuk awalnya Legoland bisa jadi salah satu alternatif to-do-list yang harus dikejar di tahun mendatang. Amiin.

Disclaimer:

Postingan ini tidak menerima bayaran ataupun berusaha mengiklankan produk tertentu.

jcw14

lego1

lego2

lego3

lego4