Ramadhan 1435H – Day #10

Bismillah. Ramadhan hari 10. Tidak terasa sudah sepertiga bulan Ramadhan dilalui namun selalu saja ada pemikiran bahwa kita belum 100% mengerahkan daya upaya untuk meningkatkan diri di bulan yang suci ini. Malahan semakin lama semakin banyak cobaan yang membuat kita lupa dan lalai menjalankan kewajiban di bulan Ramadhan. Sebut saja faktor cuaca yang semakin tidak jelas, pekerjaan yang makin dikebut menjelang lebaran, serta yang paling seru adalah fenomena buka bersama. Ya, bersiaplah teman, buka bersama setiap hari di hotel bintang lima plus door prize dan goodie bag – dengan mengorbankan jamaah tepat waktu.

badai

makan

Topik kajian hari ini adalah Ramadhan sebagai bulan jihad. Mengapa dikatakan bulan jihad, banyak hal terjadi pada bulan Ramadhan dari mulai perang pertama Nabi hingga kemerdekaan negara kita. Yang terbaru adalah pemilu presiden besok bertepatan dengan 11 Ramadhan. Selain itu kita sendiri sebenarnya bisa dikatakan melakukan jihad, yaitu dengan berpuasa yang merupakan amalan yang berat. Bahasan lain mohon maaf saya skip karena ada satu yang kutipan yang menarik perhatian saya.

Umrah di bulan Ramadhan ada dalam sebuah hadits dalam Shahihain dari Ibnu Abbas, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata kepada seorang wanita,

فَإِنَّ عُمْرَةً فِيهِ تَعْدِلُ حَجَّةً

Umrah di bulan Ramadhan pahalanya seperti ibadah haji

dalam riwayat lain disebutkan,

حَجَّةً مَعِي

(pahalanya seperti) haji bersamaku

Maka keutamaan Umrah di bulan Ramadhan terlihat jelas dari perkataan beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam yaitu ketika beliau mengatakan, “pahalanya seperti haji”. Berdasarkan hadits tersebut para ulama berkesimpulan bahwa pahala umrah Ramadhan sama seperti haji, bagi semua yang berumrah di bulan Ramadhan. – dikutip dari http://muslim.or.id/fatwa-ulama/fatwa-ramadhan-lebih-utama-umrah-di-bulan-ramadhan-atau-dzulqadah.html

Jadi teringat rencana super untuk haji bersama yang tidak kunjung terealisasi karena masalah kuota dan biaya. Kita tidak pernah tahu berapa umur orang tua kita, belum tentu tahun depan masih bisa ada untuk menagih janji pemerintah. Untuk permulaan alternatifnya mungkin umroh di bulan Ramadhan bisa jadi solusi, nantinya mungkin bisa sekalian titip doa supaya bisa dimudahkan berhaji bersama keluarga dan ditunjukkan jalan yang lurus yaitu jalan yang diberi nikmat yaitu senikmatnya memiliki perhiasan dunia yaitu istri yang soleha (?). Doa di bulan Ramadhan semoga ijabah, Ya Alloh berikanlah kemudahan. Amiin.

اللَّهُمَّ لاَ سَهْلَ إِلاَّ مَا جَعَلْتَهُ سَهْلاً وَأَنْتَ تَجْعَلُ الحَزْنَ إِذَا شِئْتَ سَهْلاً

Iklan

About imelwa


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: