Pasir pantai dan perjuangan

Masih cerita mengenai libur lebaran kemarin, hal biasa apabila memiliki rumah di salah satu tempat wisata terbaik di dunia adalah banyaknya pesanan dari teman mulai dari makanan, makanan, makanan, dan pasir pantai. Ahaha agak unik memang pesanan yang satu ini – selain dari sandal jepit dan arak bali yang dulu pernah dipesan teman kuliah, kupikir bukan hal yang sulit. Memacu motor ke pantai terdekat mungkin tidak sampai 20 menit, sempat duduk-duduk dan bermain air sambil melihat pemandangan langit tak berujung kemudian mulai mengeruk pasir dan memasukkan dalam plastik mungkin ini akan menjadi hari yang mudah. Skip.

pasir

Oke sampai di Jakarta, membuka bungkusan demi bungkusan dan paket hancur berantakan. Terlalu fokus pada makanan mengakibatkan titipan lain menjadi korban, dalam hal ini paket pasir yang sudah dimasukkan dalam botol berlapis plastik penahan beban, box karton, dan lapisan koran hancur berantakan. Suatu kesalahan yang bisa dipelajari adalah jangan memasukkan barang pecah belah ke dalam bagasi. Jangan pernah. Skip.

pasir2

Mencari botol baru di Scoop – sebetulnya secara tidak sengaja datang kesini karena ada promo sepatu olahraga di lapak sebelah, tidak terlalu mirip karena lebih mirip tabung reaksi tapi sudahlah relakan saja. Sampai di kamar pasir dan kerang dipisahkan dari botol yang pecah kemudian dijemur untuk menghilangkan sisa air. Besoknya langsung dimasukkan ke botol baru dengan penambahan dan pengurangan seperlunya demi estetika. Skip.

pasir3

Masalah terakhir adalah pembungkusan. Thanks to Youtube yang selalu memberi inspirasi untuk teknik bungkus kado paling basic yang pernah ada, berangkat ke gramedia membeli bungkus kado, dengan sisa pita dari souvenir pernikahan berbagai pihak, potong dan lem di sana-sini dan voila, gift ready to be delivered! Alhamdulillah mission accomplished, sand order closed wkwk.

pasir4

Iklan

About imelwa


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: