Monthly Archives: Agustus 2015

Perhitungan Kapasitas AC Terhadap Ukuran Ruangan

Tulisan ini tiada lain dimaksudkan untuk membagi secuil dari hasil pencarian selama beberapa menit di dunia maya mengenai sesuatu bernama AC dan perhitungannya. Segala kesalahan adalah tidak sepenuhnya dari penulis semata dikarenakan pengetahuan yang masih awam dan waktu yang sangat terbatas jadi dimohonkan permaklumannya. Sebelum masuk ke inti pembahasan marilah kita melihat selayang pandang mengenai suatu makhluk rekaan manusia yang bernama AC.

Diambil dari Wikipedia, AC adalah suatu alat untuk menurunkan temperatur udara. Kemampuan AC dalam menurunkan temperatur diukur dalam satuan PK (Paard Kracht) dimana 1 PK setara dengan 0.986 HP (Horse Power). Adapun untuk mengukur tingkat kesejukan udara dalam ruangan digunakan satuan BTU/h (British Thermal Unit per Hour). Kedua faktor tersebut (PK AC dan BTU/H ruangan) akan dibutuhkan dalam menghitung kebutuhan AC selain dari daya listrik (watt) yang mungkin akan dibahas di lain waktu.

Para ahli pendingin ruangan telah memetakan PK dan BTU AC seperti di bawah ini untuk memudahkan perhitungan:

  • 1/2 PK = kurang lebih 5000 BTU/h
  • 3/4 PK = kurang lebih 7000 BTU/h
  • 1 PK = kurang lebih 9000 BTU/h
  • 1 1/2 PK = kurang lebih 12.000 BTU/h
  • 2 PK = kurang lebih 18.000 BTU/h

Terdapat tiga pendekatan yang digunakan penulis:

Pendekatan luas ruangan (paling sederhana)

Kebutuhan BTU/h = Panjang Ruangan x Lebar Ruangan x 500BTU/h

Panjang, lebar, dan tinggi ruangan dalam satuan meter.

Contoh: untuk ruangan 3m x 3m akan dibutuhkan = 3m x 3m x 500 = 4500BTU/h,

maka berdasarkan tabel diatas untuk mendinginkan ruangan akan dibutuhkan AC 1/2 PK (5000BTU/h).

Pendekatan fungsional ruangan

Kebutuhan BTU/h = (Panjang Ruangan x Lebar Ruangan x Tinggi Ruangan x Jenis Ruangan x 37) + (Jumlah penghuni ruangan x Kategori umur).

Panjang, lebar, dan tinggi ruangan dalam satuan meter.

Jenis ruangan bisa diganti dengan angka, untuk kamar tidur = 5, untuk kantor atau living room = 6, dan untuk restoran atau salon atau warnet atau mini market = 7,

Kategori umur, untuk orang dewasa = 600BTU, untuk anak-anak = 300BTU.

Pendekatan lokasi ruangan

Kebutuhan BTU/h = (Panjang Ruangan x Lebar Ruangan x Tinggi Ruangan x Tipe Insulasi Ruangan x Arah Dinding) / 60.

Panjang, lebar, dan tinggi ruangan dalam satuan feet (1 meter = 3.28084 feet).

Tipe insulasi ruangan bernilai 10 apabila ruangan berada di lantai bawah atau berhimpit dengan ruang lain, sedangkan apabila ruangan tidak berinsulasi (berada di lantai atas) maka bernilai 18.

Untuk arah dinding jika dinding terpanjang menghadap utara maka bernilai 16, jika menghadap timur nilai 17, jika menghadap selatan nilai 18, dan jika menghadap barat nilainya 20.

Masih terdapat banyak pendekatan lain yang bisa dicari melalui dunia maya, intinya adalah selalu lakukan perencanaan yang matang agar bisa mendapat hasil yang maksimal.

Sumber:

Iklan

Mengembalikan File Tersembunyi (Restore Hidden File)

Syahdan bayangkan suatu ketika kita hendak menyalin dokumen (copy file) dari komputer lain menggunakan flashdisk. Semua terlihat lancar namun ketika berpindah ke komputer kita seluruh data dalam flashdisk berubah menjadi file exe ataupun inc (shortcut). Tidak perlu panik karena hal ini bisa jadi karena adanya virus pada komputer sebelumnya yang bekerja dengan cara menyembunyikan file asli dan menggantinya dengan file palsu nan berbahaya. Dalam tulisan kali ini akan dijelaskan bagaimana mengembalikan file asli ke kondisi semula dengan cara yang paling sederhana.

Pertama lakukan scan pada flashdisk, pastikan seluruh virus tertangkap dan diamankan. Tidak perlu kuatir apabila setelah proses scan selesai maka flashdisk akan menjadi kosong, karena sebenarnya file asli masih terdapat disana hanya saja tidak dapat kita lihat dengan mata telanjang. Langkah selanjutnya adalah tekan tombol start menu, ketik “cmd” pada kolom search program. Akan muncul aplikasi cmd.exe pada baris pertama, klik kanan lalu pilih run as administrator.

virus

Jendela hitam akan muncul, tidak perlu panik dan berkecil hati cukup ketik perintah sesuai dengan format di bawah ini.

attrib -H -S [Drive Flashdisk]:\*.* /S /D

Perintah attrib digunakan untuk menambah atau menghilangkan atribut file. -H artinya menghilangkan atribut Hidden (file bersifat tersembunyi), sedangkan -S artinya menghilangkan atribut System (file bagian dari system windows sehingga tidak boleh ditampilkan). [Drive Flashdisk] adalah alfabet drive dari flashdisk yang tertera pada komputer misal D, E, F, G, dsb. Bintang titik bintang (:\*.*) artinya perintah yang digunakan mencakup seluruh file dalam flashdisk. /S akan melakukan eksekusi perintah secara rekursif ke dalam semua subfolder, dan /D akan memunculkan folder jika sebelumnya tidak terlihat (hidden).

Sebagai contoh seperti di bawah ini, flashdisk bernama GOLF berada di G maka menggunakan perintah

attrib -H -S G:\*.* /S /D

attrib


Happy Anni7ersary DTJP

anni7