Pelajaran dari Petugas Keamanan (bag. 1)

Hari ini bukanlah hari yang menyenangkan bagi diriku. Tekanan dari atasan untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan dengan tenggat waktu hanya satu hari membuatku mau tidak mau harus berjaga di pos keamanan untuk mengawasi para tukang yang lalu lalang bekerja. Seorang petugas keamanan berdiri di sudut pos sesekali menyeka keringat yang terus bercucuran akibat panasnya suhu kota Lampung siang ini.

Sebut saja namanya Saipul, kurang lebih seumuran denganku. Aku tidak sengaja berkenalan dengannya ketika kita sedang berdiskusi mengenai tempe. Ya, tempe. Terlahir dari keluarga dengan dua belas bersaudara, sejak kecil ia sudah sangat akrab dengan makanan tersebut. Pada tanggal satu setiap bulannya ibunya selalu membeli satu blok besar tempe untuk direbus dan dinikmati bersama anak-anaknya. Pada hari berikutnya tempe rebus sisa akan dipindang, kemudian pada hari berikutnya sisa pindang akan digoreng, kemudian pada hari berikutnya sisa gorengan akan dibacem, dan berulang seterusnya hingga kadang muncul sindiran sebagai anak tempe.

Namun kadang sepotong tempe hanya sedikit pembuka kisah kesederhanaan dari kehidupan keluarga besarnya. Sebelum genap tengah bulan, lebih sering ditemukan hidangan utama hanya beberapa tangkai sayuran dengan sedikit tambahan garam dan air. Teringat wajah ibunya yang selalu memandangi anak-anaknya dengan senyum sederhana, kemudian berlalu sambil membawa sisa piring kotor untuk dicuci. Penasaran Saipul kecil menengok ibunya di dapur sedang menyembunyikan kesibukannya mengorek nasi kering dalam kuali untuk dinikmati bersama dengan kuah sayur sisa.

Cerita terhenti manakala handphoneku berdering kencang. Panggilan dari mandor AC membuatku harus cepat menuju ke lokasi. Dalam hati pun mungkin tak sanggup lagi diriku melanjutkan diskusi ini. Teringat kutinggalkan Ibu di rumah. Sendiri.

Iklan

About imelwa


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: