Monthly Archives: Maret 2017

Tips Mengoptimalkan Waktu

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

diambil dari materi BIAS (BimbinganIslam.com) kajian Ustadz Abdullah Zaen, MA, terdapat 7 tips mengoptimalkan waktu yaitu :

  1. isi waktu kosong dgn aktivitas yang bermanfaat
  2. jangan menunda pekerjaan atau amalan
  3. manfaatkan waktu istimewa
  4. lakukan berbagai aktivitas berbeda dalam waktu yang sama
  5. lakukan hal yang bermanfaat bagi orang banyak
  6. miliki skala prioritas
  7. buatlah rencana, tujuan, dan langkah-langkah kongkrit untuk mewujudkan tujuan tersebut

Mudah-mudahan bisa bermanfaat.


Mengikuti Kata Hati

Terkadang dalam perjalanan pulang kita tahu, mungkin menggunakan jalur A jaraknya lebih dekat, namun akan cukup macet dan melelahkan. Sedangkan menggunakan jalur B sedikit memutar, namun lancar dan menyenangkan. Disinilah peran hati kita dalam menentukan jalan yang benar. Terkadang sedikit memutar mungkin menyenangkan, namun bisa jadi macet dan lelah akan membawa lebih banyak cerita. Intinya adalah selalu bersyukur terhadap apa yang diberikan melalui hati kita.


Congrats, you’re now a Level 4 Local Guide!

Alhamdulillah, achievement unlocked.

More than 200 contributions to google map.

Now its time to make it FIVE!

ps. thanks for 100GB free google drive storage!


Indikator kinerja pemerintahan

Bekerja di bagian operasional selama hampir 5 tahun memang bisa dibilang masih hijau, hanya saja selalu terdapat beberapa hal menarik yang bisa dipelajari dan dibagikan untuk dapat menjadi bahan diskusi bersama. Salah satu yang akan dibahas hari ini yaitu indikator kinerja, dimana untuk bagian operasional hampir selalu indentik dengan kecepatan. Ya, secara pribadi saya selalu mendapat penekanan bahwa “cepat” adalah yang paling utama, tentunya diikuti dengan “benar”. Tentunya akan ada kontroversi terutama terkait kecepatan yang cenderung beririsan dengan kebenaran, namun dengan lingkup operasional yang menyajikan puluhan jenis layanan dengan ribuan customer maka kecepatan menjadi harga mati dalam penilaian kinerja operasional.

Namun tingginya kecepatan eksekusi tidak berarti harus menurunkan tingkat akurasi pekerjaan. Terdapat beberapa solusi untuk dapat menjembatani kondisi dimaksud, diantaranya dengan menggunakan metode pengawasan berkala, penetapan SOP, dan penggunaan ceklis. Adapun yang sedikit berbeda antara swasta dan pemerintahan yang cukup terasa adalah elemen dokumentasi pekerjaan, dimana seringkali fokus utama penilaian kinerja lebih kepada kelengkapan dan akurasi dokumentasi pekerjaan dibanding kualitas pekerjaan itu sendiri. Namun paradigma tersebut mulai bergeser seiring dengan diberlakukannya pola manajemen publik baru.

Berdasarkan hal-hal di atas, dapat saya simpulkan untuk saat ini bahwa indikator operasional pemerintahan dapat disarikan dalam tiga hal berdasarkan kebutuhannya : CEPAT, BENAR, dan TERDOKUMENTASI.


Perihal permohonan maaf

Bersama ini kami segenap pengurus DTJP memohon maaf sebesar-besarnya akibat kelemahan kami dalam melakukan pembaruan konten DTJP selama beberapa bulan ini. Banyak faktor perubahan baik internal maupun eksternal yang harus disikapi dengan cepat dan tepat, kami harapkan dukungan dari seluruh pembaca dan donatur utama agar kami senantiasa berkomitmen menyajikan yang terbaik bagi bangsa dan negara. Demikian atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terimakasih.

 

Salam,