Tag Archives: Al-Quran

AlQuran dan Pancasila

Alhamdulillah, hari ini penulis berkesempatan menunaikan ibadah Sholat Jumat di masjid dekat rumah (setelah sekian lama selalu di kantor). Yang menarik adalah khutbah kali ini mengambil topik mengenai AlQuran dan Pancasila, sebagai bagian dalam menyambut HUT proklamasi RI yang akan jatuh pada minggu depan. Singkatnya, ajaran dalam Islam sebenarnya selaras dengan nilai-nilai Pancasila, tidak seperti yang mungkin dituduhkan oleh segelintir oknum dunia maya. Kita coba uraikan sedikit penjelasan sebagai berikut :

  1. Sila 1 Ketuhanan Yang Maha Esa

    • Surat Al Ikhlas ayat 1
    • قُلْ هُوَ ٱللَّهُ أَحَدٌ
    • Katakanlah: Dia-lah Allah, Yang Maha Esa
  2. Sila 2 Kemanusiaan yang adil dan beradab

    • Surat Al Maidah ayat 8
    • يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُونُوا قَوَّامِينَ لِلَّهِ شُهَدَاءَ بِالْقِسْطِ ۖ وَلَا يَجْرِمَنَّكُمْ شَنَآنُ قَوْمٍ عَلَىٰ أَلَّا تَعْدِلُوا ۚ اعْدِلُوا هُوَ أَقْرَبُ لِلتَّقْوَىٰ ۖ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ
    • Hai orang-orang yang beriman hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan (kebenaran) karena Allah, menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.
  3. Sila 3 Persatuan Indonesia

    • Surat Al Hujurat ayat 13
    • يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُمْ مِنْ ذَكَرٍ وَأُنْثَىٰ وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا ۚ إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ ۚ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ
    • Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling takwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.
  4. Sila 4 Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan

    • Surat Ali Imran ayat 159
    • فَبِمَا رَحْمَةٍ مِّنَ اللّهِ لِنتَ لَهُمْ وَلَوْ كُنتَ فَظًّا غَلِيظَ الْقَلْبِ لاَنفَضُّواْ مِنْ حَوْلِكَ فَاعْفُ عَنْهُمْ وَاسْتَغْفِرْ لَهُمْ وَشَاوِرْهُمْ فِي الأَمْرِ فَإِذَا عَزَمْتَ فَتَوَكَّلْ عَلَى اللّهِ إِنَّ اللّهَ يُحِبُّ الْمُتَوَكِّلِينَ
    • Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu maafkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawaratlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya.
  5. Sila 5 Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

    • Surat An Nahl ayat 90

    • إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ

    • Sesungguhnya Allah menyuruh kamu berlaku adil dan berbuat kebijakan, memberi kepada kamu kerabat, dan Allah  melarang dari perbuatan keji, kemungkaran dan permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran.

Mudah-mudahan tulisan ini dapat menjadi salah satu kontribusi positif kami dalam mencerdaskan dan mempersatukan bangsa lewat dunia maya. Aamiin.

 


Ramadhan 1435H – Day #5

Bismillah. Update hari ke 5. Alhamdulillah hari ini diberi kelebihan ilmu untuk dapat mempelajari Al-Quran dengan lebih baik dari sebelumnya. Berawal dari kajian bada Dzuhur dengan mengambil topik Al-Quran. Bahasan pertama mengenai apa itu AlQuran, manfaat serta kelebihannya, lalu diselipkan kisah mengenai para muslim berusia muda namun sudah mendapat karunia dari Alloh untuk dapat menjadi penghafal Quran. Yang menarik adalah ustadz tidak hanya menceritakan namun juga berbagi tips bagaimana menghafal Quran semudah tersenyum. Ya, menghafal Quran semudah tersenyum, spanduk yang selalu penulis baca ketika memasuki kota Jakarta dari arah tol cikampek, yang dalam hati selalu berfikir apakah ini adalah salah satu gimmick marketing yang ujung-ujungnya duit (lagi).

Namun pemikiran penulis sirna seketika setelah merasakan “demo langsung” dengan mencoba menghafal satu ayat random, saat itu menggunakan surat Adz-dzariyat ayat 47.

وَ السَّماءَ بَنَيْناها بِأَيْدٍ وَ إِنَّا لَمُوسِعُونَ

Dan langit itu Kami bangun dengan kekuatan (Kami) dan sesungguhnya Kami benar-benar selalu meluaskannya.

Seperti sulap, kurang dari 4 menit sudah hafal satu ayat, kemudian ditambah lagi dengan ayat 48 total kurang dari 10 menit hampir seluruh jamaah di mesjid sudah hafal 2 ayat.

وَ الْأَرْضَ فَرَشْناها فَنِعْمَ الْماهِدُونَ

Dan bumi itu Kami hamparkan; dan Kami adalah sebaik-baik yang menghamparkan.

Yang unik dari teknik menghafal ini adalah mengharuskan kita tidak menggunakan otak, melupakan semua dan berfokus mengikuti arahan ustadz dengan suara yang keras dan gerakan yang sesuai. Ya, semakin keras semakin cepat hafalnya dan dibantu dengan gerakan tubuh sesuai dengan arti ayat yang dihafalkan. Teknik ini diklaim mirip dengan bagaimana Nabi Muhammad menerima wahyu berupa ayat Quran dari Malaikat Jibril, dimana Nabi Muhammad diharuskan mengikuti apa yang diucapkan Malaikat Jibril. Kelebihan teknik ini sendiri selain lebih mudah melekat di memori juga lengkap dengan arti per kata/per ayat dan tajwid (makhraj, panjang pendek) yang baik sesuai dengan apa yang dicontohkan sang ustadz.

Benar-benar suatu pendekatan yang menarik, yang ingin lebih tahu mengenai detailnya dapat membeli buku/cd metode menghafal Al Quran Kauny Quantum Memory, atau bisa langsung berkunjung ke situs resminya www.kaunyquantummemory.org.

Notes:

Tulisan ini tidak disponsori oleh organisasi/produk apapun, murni sebagai rujukan untuk kepentingan pendidikan umat muslim.