Tag Archives: love

Doa Mendatangkan Keajaiban

Bismillah,

Mungkin sudah banyak tulisan yang membahas topik mengenai doa dan segala keajaibannya namun izinkanlah penulis untuk sedikit membagi pengalaman mengenai doa. Bermula di awal bulan Maret, seperti biasa Allah memberi ujian kepada umatnya mungkin sebagai pengingat seberapa seringnya kita lupa akibat sibuk mengejar duniawi seperti halnya penulis. Pada suatu saat ditambahkanlah beban pekerjaan, yang mungkin pada mulanya bisa dikerjakan setengah hari sekarang bahkan harus memotong jam tidur setiap malam untuk sekedar membuat laporan sederhana. Hingga pada suatu titik dimana kelelahan terakumulasi maka badan tidak mampu lagi mendukung sehingga terjadilah sakit yang mana hal ini sudah lama sekali tidak dirasakan oleh penulis.

Tidak berselang beberapa hari, mendapat kabar mengenai salah satu keluarga penulis (kakek) telah berpulang ke Rahmatullah. Pada saat yang sama seorang sahabat baik penulis terbaring di rumah sakit karena demam berdarah. Karena jarak dan waktu yang sempit tidak bisa mengikuti prosesi pemakaman, adapun dengan sisa waktu dan tenaga bergegas pagi-pagi buta menuju rumah sakit di luar kota untuk menjenguk sahabat. Dalam keadaan penuh beban pikiran dan kelelahan, dalam suasana subuh yang sepi di mushola kecil dalam rumah sakit penulis menyadari bahwa selama ini telah jauh meninggalkan doa. Mungkin merasa sombong karena dapat menyelesaikan segalanya, dengan segala kelebihan yang dimiliki namun sama sekali lupa siapakah Sang Maha Pemberi.

Dalam sepi penulis berdoa untuk meminta kemudahan. Untuk meminta kekuatan, untuk menghadapi ujian yang tengah ditimpakan. Untuk meminta kelebihan nikmat iman, nikmat islam, dan nikmat kesehatan kepada diri sendiri, keluarga, dan seluruh sahabat yang dicintai. Untuk meminta kelapangan kubur kepada sanak keluarga yang mendahului. Bismillah, Ya Allah kabulkanlah doaku dan ampuni semua kesalahanku. Amiin.

#update, Alhamdulillah..
– kondisi tubuh sudah pulih
– pekerjaan terasa lebih ringan dengan banyaknya support dari superior dan rekan kerja
– yang sakit sudah baikan dan kembali ke rumah (mudah-mudahan selalu sehat)
– dan keajaiban-keajaiban lain yang tidak akan ada habisnya apabila harus dituliskan disini..
 

Wisuda Universitas Katolik Parahyangan

Hi semua jumpa lagi dengan saya yang akan selalu setia menghibur anda semua. Kali ini saya akan bercerita mengenai pengalaman pertama saya mengikuti upacara wisuda di salah satu kampus swasta terkemuka di Kota Bandung, sebut saja namanya Universitas Katolik Parahyangan dimana merupakan tempat seseorang yang amat sangat luar biasa yang akhirnya berhasil menuntaskan tanggungjawabnya sebagai mahasiswa dan meraih gelar sarjana. Menurut informasi acara akan dimulai sekitar jam 8 pagi dan berakhir jam 11 siang sehingga diambil keputusan untuk berangkat dari Jakarta dini hari, namun travel hari sabtu cukup padat sehingga setelah menunggu waiting list hingga 4 jam baru bisa berangkat setelah subuh (lesson learned – selalu booking travel beberapa hari sebelum hari H untuk meminimalisir kehilangan waktu).

Sampai Bandung sudah lewat jam 8, diputuskan untuk mandi dan menata diri menghadapi hari bahagia ini. Dress code untuk kalangan mahasiswa lokal biasa menggunakan celana jeans dipadu kemeja/kaos dan sepatu kets, sedangkan untuk tamu bisa menggunakan jas setelan ataupun batik. Sebelumnya saya ingin menggunakan gaya mahasiswa, namun pada akhirnya memilih bergaya resmi dengan batik agrapana dikombinasikan celana bahan dan sepatu selop cokelat senada, dengan tambahan hoodies karena keadaan yang kurang sehat akibat kelelahan dan perubahan iklim yang cukup ekstrim. Pilihan saya sendiri sepertinya tidak keliru karena sebagian besar keluarga pendamping menggunakan batik/jas sehingga tidak terlihat mencolok (lesson learned – wisuda gunakan pakaian resmi).

Lewat jam 11 ternyata acara dilanjutkan dengan memanggil wisudawan satu persatu untuk bersalaman dengan rektor,  menghabiskan waktu hingga 2 jam (lesson learned – membawa bunga sejak pagi mengakibatkan bunga layu dan tidak segar, lebih baik beli stok siang walaupun dengan harga lebih mahal). Untuk bunga berkisar 10-50rb sedangkan untuk boneka mulai dari 30-80rb. Saya sendiri lebih memilih boneka karena selain bentuknya yang lucu juga bisa diselipkan pesan dan tidak mungkin layu, tapi kalau memang sudah niat sih semua pasti diberi, wkwkwk.

fluffy

Acara selesai tidak disangka semua wisudawan berhamburan hingga sulit sekali menemukan target diantara ratusan orang dengan kostum toga yang sama (lesson learned – wisudawan biasanya tidak mengaktifkan hape sehingga usaha untuk menelfon/sms adalah tidak berguna, jadi sejak awal harus selalu cek posisi). Biasanya wisudawan keluar berdasarkan jurusannya, menuju sekre masing-masing ataupun tetap berada di GSG untuk sekedar foto bersama keluarga. Alhamdulillah berbekal doa yang kuat dan mata elang yang tajam sebenarnya tidak sulit menemukan dia karena aura yang terpancar begitu memesona, sayang belum sempat diabadikan akibat lowbat (lesson learned – jangan lupa membawa powerbank).

flower

Yak sekian laporan saya dari gedung serba guna universitas katolik parahyangan, semoga banyak hal yang bisa didapat dari tulisan ini. Untukmu yang berbahagia, congraduations! Wish you all the best! Semoga dapat menjadikan manfaat untuk keluarga, bangsa, dan negara. Amin.

wisuda


Kerajinan Karet Gelang

Punya karet gelang sisa yang berserakan cukup banyak dan tidak tahu harus melakukan apa. Lakukan hal ini :

  1. Tulis hal paling manis untuk pasangan pada selembar kertas, jangan lupa menulis tanggal hari ini
  2. Remas dan bentuk kertas menjadi bola pejal
  3. Mulailah membungkus bola kertas dengan karet
  4. Voila, jadilah hadiah ulang tahun paling ribet untuk kekasih tercinta, wkwkwk

Paling baik diberikan pada tahun-tahun berikutnya atau saat bola sudah tidak bisa dikareti lagi. Lebih sempurna jika diberi pemanis berupa gombalan mengenai hubungan antara besarnya cinta dan jumlah karet gelang. Enjoy!

karet

bola


The day when I came to your house

Actually it was the first of this year, fourth since you moved uptown. 18 January 2014, Saturday evening i visited your house . As usual it was not well prepared, heavy rain all day but i had to go through. My newly bought jacket could protect me from super cold temperature, but not from my own nervousness. Butterflies danced in my stomach, but the show must go on. I rang the bell, your parents opened the door, small welcomed conversation, and then you appeared.

Black outdoor trouser, grey long sleeved “nyan” shirt, purple veil with necklace-like accessories, simple yet beautiful as always. The atmosphere was fun and lively, not to mention the martabaks and a cup of tea, it was wonderful wkwkwk.  Your brother always had something to tell, from global warming issue to biker gang that terrorized students in his campus. Helmi Yahya also extends our knowledge, that baubau and wangiwangi located in the same province, and Jet lee now a Singapore residence. Forgive me for being overexcited, but i can’t pretend to become someone else. I enjoyed every minute i had there.  Thank you for everything. Ah, and also the 3rd season one, glad Moriarty will be coming back, wkwkwk

Can’t wait for another invitation #code.

🙂


A little gift called nothing

Hereby i declare to be my best and not to disappoint you.


Alphabet of Love

Inspired by someone (omg i forgot the link)..

D is for D**** and W is for W****


She is (still) on the line..

Thanks God She appears tonight..
Dont think it will be just another dream, today its real.
I would never ever forget my promise.
Do our job responsibly, not to make any distance.
God please watch over Her,

until its time for me to say…