Tag Archives: pajak

Lapor Pajak di Drop Box Kuningan City 2014

Pada tulisan kali ini penulis akan membagikan pengalaman ketika melakukan pelaporan pajak di dropbox kuningan city Jakarta Selatan. Sebenarnya mulai tahun ini pemerintah sudah memberikan kemudahan untuk melakukan pelaporan pajak dengan menggunakan teknologi online report (E-FIN) hanya saja penulis telat mendaftar sehingga harus melakukan secara manual. Pelaporan dapat dilakukan di kantor pajak maupun dropbox yang terdapat di beberapa pusat keramaian, salah satunya di lantai 3 kuningan city mulai 18-21 Maret 2014 dengan jam buka sekitar pukul 11-3 sore (tentative bergantung jumlah pengunjung).

Penulis sendiri berkunjung pada hari Rabu 20 Maret 2014, dengan berbekal form 1770S beserta lampirannya dan bukti potong pajak dari kantor. Adapun prosedur sangat sederhana hanya perlu mengantri untuk nantinya diperiksa kelengkapannya lalu diberikan surat tanda bukti pelaporan pajak.

pajak1  pajak2  pajak3

pajak4


Kenapa (saya) bayar pajak?

Mungkin euforia pembahasan mafia pajak sudah jauh terlewat, namun saya tetap akan menyoroti betapa penting membayar pajak. Akhir-akhir ini fenomena mafia pajak membuat semua orang malas membayar pajak, pemikiran yang menurut saya tidak benar. Sama seperti ketika melihat ada kotoran dalam bak mandi, lalu kita memutuskan untuk tidak mandi. Pada awalnya mungkin tidak terlalu terlihat efeknya, namun apabila dilakukan secara terus-menerus apalagi berjamaah dengan yang lainnya akan menimbulkan bencana besar baik bagi diri sendiri maupun orang lain. Mayoritas warga Indonesia terlalu mudah dikompori oleh pemberitaan media mengenai sejumlah oknum sehingga melupakan esensi utama dari pajak itu sendiri. Menurut Wikipedia,

Pajak adalah iuran rakyat kepada kas negara berdasarkan undang-undang —sehingga dapat dipaksakan— dengan tiada mendapat balas jasa secara langsung. Pajak dipungut penguasa berdasarkan norma-norma hukum untuk menutup biaya produksi barang-barang dan jasa kolektif untuk mencapai kesejahteraan umum.

Agak ribet definisinya, intinya sih pajak itu untuk kesejahteraan umum -bukan perseorangan seperti kata media. Pajak sendiri akan dimasukkan ke dalam kas negara lalu akan didistribusikan sesuai dengan APBN, diantaranya untuk fasilitas dan infrastruktur, subsidi pangan dan bbm, pelayanan kesehatan, pendidikan, dsb. Sebagai manusia yang makan, tinggal, dan beraktivitas di atas tanah negara Indonesia maka sudah sewajibnya kita melakukan kewajiban untuk membayar pajak, demi kesejahteraan diri kita, masyarakat, bangsa, dan negara.

Btw ini beberapa skrinsut ketika saya membayar pajak di kantor pajak di sebelah BEC, jalan purnawarman, Bandung.

1. Pengisian SPT, wajib pajak menghitung sendiri pajaknya

2. Menuju drop box terdekat *rameee -.-

3. Mengambil nomor antrian dan mengisi amplop SPT *antrian ke 464, nomer cantik 😀

3. Tanda terima SPT, disimpen buat jaga-jaga kalo bermasalah

4. Akhir dari pengantrean yang panjang dan melelahkan *selamat makaaan >.<

WP = Wajib Pajak = Wahyu Prihandono *lol*