Tag Archives: puasa

Ramadhan 1435H – Day #3

Bismillah, posting hari ke 3. Diwarnai even telat berangkat kerja karena ketiduran bada subuh, mungkin efek dari kurang tidur pada hari sebelumnya diselingi menonton piala dunia harus benar-benar dikurangi. Tapi entah kenapa memang pada bulan Ramadhan lebih banyak aktivitas yang dilakukan terutama di malam hari, bahkan tarawih di mesjid dengan kecepatan medium 23 rakaat baru berakhir jam 9 malam belum termasuk makan malam dan kegiatan merawat diri. Hal lain adalah musholla kantor terasa makin sempit dengan membludaknya jamaah yang ingin melaksanakan shalat berjamaah. Hal ini seharusnya dapat diantisipasi dengan melakukan penataan ruangan yang lebih baik dengan memindahkan barang-barang yang tidak bermanfaat, bukannya memindahkan jamaah jauh dari rombongan lainnya atau memaksakan bersempit ria sehingga mengurangi kekhusyukan shalat itu sendiri. Satu lagi adalah kajian bada dzuhur sebaiknya digeser menjadi bada ashar selain memberi kesempatan jamaah untuk shalat dzuhur juga sebagai efektivisasi jam kerja sehingga tidak berkesan korupsi waktu dikarenakan mengikuti kajian pada jam kerja.

Kajian hari ini secara garis besar membahas fiqh puasa, mulai dari rukun, syarat, tatacara, hingga hal yang mesti dilakukan dan ditinggalkan diantaranya berdusta, mengingkari janji, serta menyiakan amanah. Salah satu bahasan menarik adalah bagaimana sunnah pemain bola muslim yang menqada puasa karena mengikuti kejuaraan piala dunia adalah boleh karena alasan bukan muqim – tidak menetap/musafir sehingga boleh diganti di hari lain namun lebih dianjurkan apabila mampu tetap berpuasa. Hal tambahan mungkin adalah infaq/sedekah, paling sederhana adalah mengisi donasi takjil di kantor. Mudah-mudahan bisa bermanfaat seperti tertulis pada kotaknya, Amin 🙂

box


Ramadhan 1435H – Day #2

Alhamdulillah memasuki hari ke 2, hari kerja pertama di bulan puasa. Tidak ada yang bisa mengalahkan berangkat pagi setelah sahur, udara masih segar dan jalanan tidak terlalu ramai. Secara garis besar roda kehidupan berjalan begitu normal, selain dari tidak adanya acara nge-teh pagi dan makan siang bersama. Yang berbeda mungkin kajian bada dzuhur kali ini diisi oleh Habiburrahman el shirazi yang membahas mengenai fiqh dakwah kontemporer. Namun karena begitu luas dan dalamnya topik yang dibawakan disertai prerequisite ushul fiqh maka yang dikaji hanya beberapa poin saja. Sayangnya suasana ruang kajian yang begitu nyaman disertai hembusan pendingin ruangan yang begitu memikat memaksa mata untuk sesekali beristirahat. Mudah sekali hilang fokus padahal seharusnya setan sedang dibelenggu, namun beberapa yang ditangkap adalah kisah Nabi Sulaiman dan burung hudhud yang menjadi salah satu contoh dakwah.

Oke satu hal lagi yang dinanti ketika puasa di kantor tentu saja takjil – untuk menu hari ini ada berbagai varian gorengan, teh kotak sosro, dan arem-arem. Alhamdulillah benar-benar kenikmatan orang yang berpuasa ketika berbuka dan ketika di akhirat kelak. Amin.

tajil